Kamis, 30 Mei 2013

Tips meningkatkan Kecerdasan Intelektual anak sejak Dini




Bagaimana kabar anda pagi ini ? Semoga semuanya sesuai harapan dan Ridho Allah SWT, karena baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, tapi baik menurut Allah sudah pasti adalah kebaikan bagi kita semua. Di tengah pagi yang indah ini kita mengucapkan tasbih Subhanallah atas apa yang kita jalani dan lihat begitu menakjubkan tapi tidak membuat kita lalai hingga mengucapkan tahmid alhamdulillahi robbil alamiin. Kita diberikan anak-anak yang lucu dan menggemaskan adalah nikmat yang tidak terkira, tapi anak adalah amanat terbesar orang tua agar dididik dan dijaga sesuai dengan syariatnya.

Dalam diri anak itu ada hak dan kebutuhan yang harus dipenuhi, diantaranya adalah mendapat pendidikan yang baik. Dan tempat yang paling penting adalah dari rumah atau al madrasatul ula, dimana peranan orang tua adalah ujung tombak perkembangan kecerdasan si anak baik intelektual maupun spiritual. Saya memiliki 3 putri yang beda dua tahun, dan ketiganya memiliki karakter yang berbeda pula hingga mereka membutuhkan perlakuan yang berbeda dalam mendidiknya.

Berikut ada beberapa tips agar perkembangan intelektual si anak terangsang dan berkembang dengan baik Sediakan waktu 10-15 menit, dua kali sehari, untuk waktu bermain yang berkualitas bersama anak. 

  • Mainkan Cilukba di balik selimut atau bersembunyi di belakang kursi dan muncul kembali.
  • Gerak-gerakkan sebuah boneka dan nyanyikan sebuah lagu hingga anak tertawa.
  • Goyang-goyanglah mainan yang dapat mengeluarkan bunyi atau tamborin, pukulah sebuah drum dan liahatlah reaksinya.
  • Tiuplah gelembung sabun tinggi-tinggi ke udara untuk menstimulasi penglihatan, genggaman, dan koordinasi mata. (Mulai pada usia 5-6 bulan). Kegiatan ini juga menyenangkan dilakukan saat ia mandi. Bangunlah dan runtuhkan balok-balok. Tumpuklah balok-balok itu lagi (mulai dengan tiga balok saat anak berusia 6-9 bulan) dan ajaklah anak anda untuk melakukan hal yang sama. Buatlah menara yang lebih tinggi untuk balita anda.
  • Bukalah dan tutuplah pintu di boks mainan; kemudian biarkanlah anak yang lebih besar atau balita anda untuk bereksplorasi sendiri.
  • Perkenalkan beragam jenis buku, begitu bayi anda dapat melihat dan berfokus, membalik halaman buku, menekan tombol pada buku musik, dan tak lama kemudian anak anda akan ”membaca” sendiri.
  • Jika anda siap sesekali balikan posisi badan anak kaki diangkat dan posisi kepala di bawah selama kurang lebih 10 detik, ini juga untuk merangsang kinerja motorik anak dan berimbas pada perkembangan IQ si anak.
Semoga tips ini bermanfaat bagi kita semua.

Sumber guratanmakna


Profil Guru : Mustopa,S.Pd



Biographi singkat


Saya adalah laki-laki asli keturunan Serang, Banten putera pasangan  Bapak Masbilal ( 69 ) dan Ibu Murtilah ( 60 ). Masa kecil saya tinggal di Serang, di sebuah kampung  yang penduduknya berprofesi sebagai Petani dan buruh kasar pembuat batu bata, namun sayang kampung tersebut sudah dijadikan pabrik oleh PT. Indah Kiat. Sekarang  Orang tua saya tinggal tidak jauh dari kampung semula sekitar 6 KM, yang lebih dekat 200 meter dari jalan Raya Serang-Jakarta. Ketika SD saya adalah satu-satunya siswa yang diterima di SMP favorit waktu itu, ya SMPN 1 Kragilan. Sejak SMP saya gemar baca tulis, setiap buku pelajaran yang ada saya baca sampai habis, dan yang termasuk rajin ke Perpustakaan sekolah. Maklum dari keluarga yang kurang berada, jadi tidak setiap hari jajan  dan Jajan pun tidak lebih dari Rp. 500.

Karena senangnya membaca dan menghafal di kelas 3 waktu itu saya disuruh oleh Pak Asep Kartono guru IPS untuk menghafalkan 100 negara beserta Ibukota dan mata uangnya. Dan waktunya hanya sekitar 30 menit, dan pada saat beliau kembali menanyakan siapa saja yang sudah hafal, saya langsung mengacungkan tangan waktu itu. Kemudian saya langsung dites di depan kelas, dan dinyatakan lulus tapi gara-gara itu saya harus mengetes semua siswa satu kelas juga. Cara mendidik guru waktu itu cukup keras, karena kekurangan buku paket dan jarangnya mesin photo kopi, kami disuruh mencatat satu buku paket. Dalam waktu 2 minggu harus selesai. Sedangkan buku paketnya tebalnya luar biasa, sampai waktu yang ditentukan ada beberapa halaman yang belum diselesaikan. Sehingga kami mendapatkan hukuman push up sampai seratus kali, badan serasa dipukul dengan godam waktu itu.

Di sekolah itu saya tidak aktif di Organisasi maupun ekstrakuler karena sepulang sekolah harus membantu orang tua, bisa dengan mencari uang tambahan untuk jajan atau membajak di sawah dengan cangkul. Dengan wasilah tani itu juga saya bisa melanjutkan ke STM atau SMKN 2 Serang. Saya adalah anak pertama yang melanjutkan di tingkat STM negeri dan satu-satunya di kampung saya waktu itu.

Di STM saya takjub dengan kecerdasan orang-orang kota, tapi bukan membuat saya gentar malah bersemangat untuk menjadi yang terbaik. Saya yakin bisa menjadi yang terbaik di sekolah ini, karena waktu lulus dari SMP saya masuk 10 besar urutan 6 dengan nilai rata-rata 6.5. Dan benar saja saya masuk di STM di kelas unggulan yaitu Teknik Mesin 1. Di sini saya ikut organisasi OSIS dan Paskibra, dan juga ikut Kursus Bahasa Inggris, Komputer dan Las. Ibarat orang habis sakit kemudian kelaparan dan ingin makan banyak dan melahap yang ada, itulah kondisi Saya belajar dulu. Saya berangkat dari rumah pukul 5.30 dan selesai dari sekolah jam 13.30, selepas itu saya mengikuti latihan Paskibra dari jam 14.00 sampai dengan jam 15.00, sekitar ba’da ashar jam 15.30 saya mengikuti Kursus Bahasa Inggris sampai pukul 17.00, saya pulang sekitar 17.30 dan sampai rumah pukul 18.30. Dan itu rutin dilakukan sampai satu tahun.

Dan uang kursus adalah hasil saya menabung atau kadang harus mencari tambahan pada hari Sabtu atau minggunya. Saya kursus Bahasa Inggris selama 6 bulan, dan computer selama 3 bulan, sedangkan untuk kursus las karena alasan waktu dan keuangan saya tidak lanjutkan. Di kursus bahasa inggris itu saya mendapatkan  nilai terbaik dan sempat ikut Test TOEIC ( Test of English for Internasional Communication ) dua tahun berturut-turut dari tahun 2001 sampai 2002. Dan sempat akan dikirim ke Malaysia untuk pertukaran pelajar, sayang kondisi Negara sedang konflik dengan Malaysa kala itu. Dan untuk kegiatan Paskibra saya terpilih mewakili Sekolah untuk menjadi PASKIBRAKA pada tingkat Provinsi Banten, pada pengibaran Bendera Merah putih pertama Provinsi Banten tahun 2001. Selama pendidikan sungguh pengalaman berharga saya dapatkan. Ketika pertama kali tes saya harus mengerjakan soal sebanyak 200  dalam waktu 2 jam. Itulah kali pertama mengerjakan soal paling banyak dengan waktu yang sedikit.

PASKIBRAKA BANTEN Tahun 2001

Saya lulus SMK pada tahun 2003, tapi kuliah pada tahun 2004, karena orang tua sudah tidak sanggup lagi membiayai saya untuk melanjutkan ke tingkat kuliah. Saya sempat ikut ujian tes masuk Mahasiswa Untirta Jurusan Teknik Mesin dan lulus serta diterima, tapi tak ayal hanya keinginan saja yang bergejolak tapi kondisinya tidak memungkinkan waktu itu. Saya juga sempat mengajukan ke orang tua untuk ikut tes Polisi dan AKABRI, tapi orang tua juga menolaknya mentah-mentah dengan alasan keamanan karena waktu itu sedang gencarnya GAM ( Gerakan Aceh Merdeka ). Saya hanya mengangguk dan meminta doanya agar saya bisa tetap berkuliah, harapan untuk kuliah tidak pernah putus.

Saya aktif melatih Paskibra di Sekolah ku dulu, agar saya tidak menganggur dan paling tidak suka menganggur saya menawarkan diri ke Pembina OSIS waktu itu untuk berjualan. Tapi hanya bisa berjualan ES POP ICE yang modalnya adalah milik OSIS, upah perharinya Rp. 10.000, saya tidak kepikiran untuk bekerja di perusahaan, yang dibenak saya adalah kuliah. Jadi lebih menikmati menjadi pelatih paskibra dan penjual ES saja. Setahun berlalu, ketika itu kepala sekolah tertarik dengan ketekunan saya dalam mendidik anak-anak, sehingga saya disuruh mengajar pada tahun Ajaran 2004/2005. Berbekal kursus bahasa Inggris saya mengajar Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia sebanyak 4 kelas.

Lomba PBB tahun 2003


Lomba PBB tingkat Provinsi Banten tahun 2003

Dan kabar yang paling menggembirakan adalah saya bisa kuliah di STKIP SIliwangi ekstensi Banten tempatnya di SMPN 4 Kota Serang. Saya mengambil Jurusan Pendidikan dan Sastra Bahasa Inggris. Sejak kuliah saya ikut aktif di BEM dan juga melanjutkan kursus Bahasa Inggeris hingga pase Advance dan Tralnslation ( menerjemahkan ). Pada tahun 2005 saya diajak oleh teman kuliah untuk bekerja di Perusahaan suaminya yaitu PT. Dharma Polimetal, dan pada tahun itu juga saya resign dari sekolah dan pelatih Paskibra. Dan keputusan itu saya ambil karena alasan keuangan juga, pada tahun 2007 sekolah ekstensi dilarang oleh pemerintah hingga kami harus pindah ke Bandung tepatnya di Cimahi, dan pada tahun itu juga saya menikah dengan seorang Guru Mts Al-Battani Esih Sukaesih, kami kuliah sebulan 4 kali dan harus bolak- balik Serang –Bandung selama satu tahun hingga lulus.
Pada tahun 2008 saya lulus dengan predikat Sangat memuaskan IP nya 3.23 dan pada Tahun 2009 saya di Wisuda. Pada tahun 2008 saya masuk mengajar di MTs AL-Battani Sepang menggantikan istri saya yang waktu itu menjadi CPNS untuk SMP di Kota Serang.

Berikut Riwayat Hidup saya :
  1.     Personal Data

Nama                              :        Mustopa,S.Pd
TTL                                 :        Serang, 3 Januari 1984
Agama                             :        Islam
Email                               :        mustopa09@gmail.com
Facebook                         :        www.facebook.com/mustopa.zain
Twitter                             :        www.twitter.com/tofazain atau @tofazain
Blog                                 :        www.guratanmakna.blogspot.com
                                                 www.nuhunsugih.blogspot.com
                                                 www.mtsalbattanisepang.blogspot.com
Alamat                            :        Komp. Prima Sepang Permai Blok D2/09, RT/RW 04/01, Ds. Sepang. Taktakan

2. Pendidikan   
  
  • Perguruan Tinggi               :    STKIP SILIWANGI Bandung, IPK 3.23 lulus tahun 2008
  • Sekolah Mengengah Atas  :    SMKN 2 Serang Teknik Mesin, Lulus tahun 2003
  • Sekolah Menengah Pertama : SMP N 1 Kragilan, Lulus tahun 2000,
  • Sekolah Dasar                    :   SD N 4 Kragilan Lulus tahun 1997.

3. Kursus dan pendidikan Informal

                                      2005
English Translation Private (Good/ Distinct Result), in Serang
                                      2005
                   English Conversation Private (  Good / Distinct Result ), in Serang                         
   2003
                   English Teknos Private, In serang
                                      2003
                    Computer private ( Excel, Word, Auto Cad )   
                             
4. Pengalaman Kerja


  • Guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Kragilan tahun 2004-2005
  • Guru MTs Al-Battani Sepang tahun 2008 s/d Sekarang.

Rabu, 29 Mei 2013

Indonesian Police Watch Pertanyakan Pelatihan PNS untuk Menembak


Jurnalis dilatih menembak oleh TNI

Benar saja kan pasti mengundang kontroversi, karena pihak yang gencar melakukan pengawasan terhadap tindak tanduk Polisi IPW kurang setuju tentang pelatihan PNS atau karyawan swasta sebagai cadangan Bela negara, seperti artikel sebelumnya nantinya PNS diajari menembak. Pemerintah melalui kemenham mengajukan bahwa nantinya PNS dan Karyawan swasta akan dilatih menembak untuk keperluan Bela Negara, tapi kebijakan itu dipertanyakan IPW karena kondisi negara bukan darurat militer untuk berperang.

Seperti yang diberitakan jpnn.com 29/05/2013, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meminta rencana pembentukan komponen cadangan oleh Kementerian Pertahanan yang akan melatih Pegawai Negeri Sipil dan swasta menembak, harus diperjelas dulu peruntukannya.

Sebab, Neta menilai saat ini kondisi indonesia sangat stabil, tidak ada ancaman dari luar, dan tidak ada rencana mau melakukan agresi. "Indonesia dalam keadaan damai dan tidak dalam keadaan darurat perang," kata Neta, Rabu (29/5).

Karenanya, Neta menilai rencana Kemhan itu menjadi aneh dan patut untuk dipertanyakan. Ia meminta, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat harus memersoalkan rencana ini.

"Bagaimana pun pembentukan pasukan cadangan lebih berorientasi pada kepentingan Indonesia ke luar negeri dan bukan di dalam negeri," kata dia.

Neta mengingatkan, akan sangat berbahaya jika pembentukan pasukan cadangan diorientasikan untuk pengamanan dalam negeri. Apalagi, sambung dia, jika calon anggota pasukan cadangan asal swasta yang dilatih itu merupakan anggota organisasi kemasyarakatan dikhawatirkan akan terbentuk laskar-laksar terlatih yang radikal di masyarakat.

"Pembentukan pasukan cadangan yang tidak tepat dan tidak jelas manfaat dan kegunaannya hanya akan menimbulkan ancaman dan bahaya baru di masyarakat. Potensi penyalahgunaannya akan lebih besar," katanya.

Jika pasukan cadangan itu digunakan untuk menjaga keamanan, Neta mengingatkan, pelatihannya adalah wewenang kepolisian dan bukan Kementerian Pertahanan. "Dan hal itu sudah lama dilakukan Polri, dengan program satuan pengaman atau satpam," ujarnya.

Kemhan diketahui mematangkan rencana pembentukan komponen cadangan. Nantinya, setiap PNS diwajibkan memiliki kemampuan dasar militer. Misalnya keahlian menembak dan beladiri.
 
"Gambaran pelatihannya ya sekitar satu bulan. Nanti dasar-dasar menembak diajarkan, baik pistol maupun laras panjang," ujar Staf Ahli Bidang Keamanan Menhan Mayjen Hartind Asrin, Selasa (28/5).

Setujukah anda jika PNS atau karyawan dilatih kemiliteran ?
Sumber Inspirasi jpnn.com

Seleksi Ujian Tertulis CPNS Honorer K2 Diundur September 2013


Nasib Status Honorer K2 semakin terkatung-katung, mereka harus menelan pil pahit kenyataan bahwa ujian tertulis untuk menjadi CPNS diundur. Padahal sebelumnya ujian tersebut akan dilaksanakan juni atau juli tahun ini. Kasihan ya ketika mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya, tapi harus kecewa karena ujian yang didamba-dambakan bertahun-tahun itu harus diundur.
Seperti yang dikutip dari f1d3ly4.com , pelaksanaan seleksi ujian tertulis tenaga honorer kategori II (K2) untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang semula direncanakan bulan Juni/Juli 2013 dindur hingga bulan September 2013.
Sekretaris Kementerian PANRB Tasdik Kinanto mengemukakan, penundaan itu dilakukan karena anggaran belum ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. “Di samping itu, uji publik serta penelitian terhadap data tenaga honorer K2 oleh kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah belum selesai,” kata Tasdik dalam dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Jakarta, Selasa (21/5) lalu.
Menurut Tasdik, materi ujian tertulis tenaga honorer kategori II (K2) itu, untuk test kompetensi dasar (TKD), materinya terdiri dari wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan karakteristik pribadi. Sedangkan untuk tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga selain tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan, ditambah dengan dan test kompetensi bidang.
Tenaga honorer kategori 2 (K2) yang berhak mengikuti seleksi CPNS tahun ini adalah tenaga honorer yang penghasilannya dibiayai bukan dari APBN/APBD, diangkat oleh pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah, masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005, dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus, serta usianya sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 56 tahun 2012 penyelesaian tenaga honorer K2 dilakukan melalui test secara tertulis dengan sesama tenaga honorer selama satu kali pada tahun 2013. Adapun proses pengangkatannya akan dilakukan selama dua tahun yaitu tahun 2013 dan 2014.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), total data tenaga honorer K2 per tanggal 13 Mei 2013 sejumlah 559.891, yang terdiri dari 59.723 dari pusat dan 500.168 dari daerah.
Semoga Ujian tersebut tidak diundur lagi ya, bagaimana menurut anda?


Nantinya Setiap PNS akan diajari Menembak



Jurnalis sedang dilatih menembak oleh TNI_jpnn.com

Bagaimana kabar anda hari ini ? Luaarr biasa.. Mungkin itu yang harus kita ucapkan, tetap semangat meski belum gajian, tapi mungkin ada sebagian honorer yang baru dapat rapelan honor selama 5 bulan. Tapi semua itu adalah nikmat yang harus kita syukuri, saya membaca berita yang cukup menarik dan bisa dibilang mengejutkan juga sih. Tidak kebayang bagaimana seorang PNS terutama guru menenteng senjata berupa pistol ataupun laras panjang. Bisa jadi dar der dor tuh, tapi murid yang nakal jangan di dor ya pak atau ibu, karena mereka adalah ladang ibadah kita. Karena kebutuhan bela negara Kemenhan akan melatih setiap PNS ataupun karyawan swasta akan melakukan pelatihan khusus untuk bela negara.

Benar atau tidaknya berita tersebut mari kita berita dari jpnn.com per tanggal 29/05/2013 berikut , rencana pembentukan komponen cadangan semakin dimatangkan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Nantinya, setiap pegawai negeri sipil (PNS) diwajibkan memiliki kemampuan dasar militer. Misalnya keahlian menembak dan beladiri. 
    
"Gambaran pelatihannya ya sekitar satu bulan. Nanti dasar-dasar menembak diajarkan, baik pistol maupun laras panjang," ujar Staf Ahli Bidang Keamanan Menhan Mayjen Hartind Asrin, Selasa (28/5). 
    
PNS dan karyawan swasta akan menjadi prioritas perekrutan komponen cadangan. Mereka akan dilatih secara khusus oleh instruktur dari TNI. "Setelah lulus akan ditempatkan di satuan-satuan militer. Sesuai matra, ada yang darat , laut atau udara," kata mantan atase pertahanan KBRI Malaysia itu. 
    
Hartind menjelaskan, di negara-negara maju dan demokratis pelibatan sipil untuk latihan bela negara sering dilakukan. "Di Malaysia bahkan mereka dikontrak setelah lulus pelatihan. Ada yang tiga tahun, bahkan lima tahun dan bisa diperpanjang," katanya. 
    
Mantan Kapuskompublik Kemhan itu optimistis RUU Komponen Cadangan akan disetujui. "Sekarang ini memang tahapnya sosialisasi. Tim Kemhan sedang keliling dan dialog dengan universitas-universitas di seluruh Indonesia," katanya.


Wah gagah kali ya kalau saya membawa senjata terus bela negara, bagaimana menurut anda ? Komentar ya

Sumber inspirasi jpnn.com

Selasa, 28 Mei 2013

Pendaftaran Siswa Baru MTs Al-Battani Sepang


Assalamualaikum, Wr. Wb

Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang dengan Hidayah serta InayahNYA kita masih bisa berkarya dalam batas-batas Ketakwaan dan Keimanan padaNYA. Dengan KuasaNYA kita masih bisa menjalankan rutinitas harian kita tanpa kendala yang berarti, semoga Selawat serta salam tetap tercurah pada baginda Nabi SAW, pada para Ahlul baitnya, sahabatnya yang terbaik hingga umatnya di akhir jaman kelak, wa ba'du.

Kami segenap Keluarga besar MTs Al-Battani Sepang mengucapkan selamat pada putera/puteri bapak/Ibu sekalian yang telah lulus dari Sekolah Dasar ( SD ). Kami harap kelulusan putera/puteri ibu merupakan modal awal untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan lebih baik, demi keberlangsungan masa depan yang terbaik bagi putera/puteri ibu sekalian. Seiring persaingan global yang semakin ketat, banyaknya pendatang yang membawa arus perubahan dan persaingan secara kualitas dan keahlian yang sangat baik di lingkungan kita. Sehingga mereka memacu putera/puteri kita agar menjadi lebih baik , secara akhlak, pendidikan dan keahlian agar mereka bisa bersaing dengan sehat dan lebih baik dari para pendatang tersebut.

Demi membantu pendidikan putera/puteri Bapak/Ibu sekalian kami pengelola MTs AL-Battani Sepang memberikan kesempatan belajar di sekolah kami pada Tahun Pelajaran yang baru, selain menerima siswa/siswi baru kami juga menerima siswa/siswi pindahan baik dari MTs atau SMP dan atau sederajat. Berikut adalah Panitia Pendaftaran Siswa Baru ( PSB ) Sekolah MTs Al-Battani Sepang yang terletak di  Jl. Ciracas-Cijintung KM. 4 ( Samping Balai Desa Sepang ), :


  1. Kepala / Pembina           :   Ir. Sukanta , MM ( 087871907811 )
  2. Ketua Panitia                 :   Rini Mardiati, S.PdI   ( 081932961114 )
  3. Sekretaris                      :    Samuti, S.PdI  ( 08771582842 )
  4. Bendahara                      :   Rokelah, S.PdI  (  087871850896  )
  5. Segenap Guru & Alumni Mts Al-Battani Sepang
Demikian jika ingin mengetahui Visi dan Misi serta Profil  Sekolah silahkan kunjungi Halaman Visi Misi dan Profil Mts. Demikian anda jangan ragu untuk menghubungi kami di nomor handphone yang tertera pada masing-masing panitia di atas.



Catatan : 

Jika anda peduli terutama keluarga besar MTs Al-Battani tolong sebarkan atau bagikan di Facebook, twitter, google plus dan media sosial lainnya.

Profil MTs Al-Battani Sepang


Sejarah MTs Al-Battani Sepang

Sekolah Madrasah yang dirintis langsung oleh tokoh masyarakat setempat merupakan wujud keinginan menjadi masyarakat yang maju, serta berilmu pengetahuan dan bisa bersaing dengan masyarakat lainnya pada umumnya. Masyarakat Sepang menyadari betapa pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan sebagai sarana untuk menuju pada kehidupan yang lebih baik dunia maupun akhirat. Sekitar 14 tahun yang lalu pendidikan di daerah Sepang dan sekitarnya masih begitu minim, dan kebanyakan baru mengenyam pendidikan tingkat Sekolah Dasar ( SD ). Dan meski ada yang sudah sampai tingkat SMP/MTs itupun hanya beberapa orang saja, dikarenakan jumlah sekolah yang belum memadai dan meskipun ada letaknya jauh dari lingkungan sepang sehingga putar/putri sepang kebanyakan putus sekolah. Padahal program wajib belajar 9 tahun sedang digalakkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Melihat kondisi seperti itu pada Tahun 1999 Masyarakat melalui koordinator Pak Drs. A. Hasan Anshori M.Si beserta Tokoh Masyarakat Desa setempat yang diprakarsai oleh Pak Maskun kemudian mendirikan Yayasan Islam Al-Battani ( Bata dan Tani ). Alasan mengambil Bata dan Tani dikarenakan profesi penduduk Sepang dan sekitarnya adalah sebagai pembuat batu bata dan Petani. Yang dari Yayasan itu kemudian terbentuklah Sekolah Madrasah Tsanawiyah ( MTs ) AL-BATTANI Sepang. Yang Letak sekolah semula masih di sebelah Balai Desa sepang.

Sarana Dan Prasarana

Sejak didirikannya Sekolah Madrasah Tsanawiyah ( MTs ) Al-Battani Sepang memiliki Sarana dan prasarana yang cukup memadai diantaranya :


  1. 6 Lokal kelas ( 2 lokal kelas VII, 2 Lokal kelas VIII dan 2 Lokal kelas IX ).
  2. 1 Lokal Ruang Guru + Perpustakaan.
  3. 1 Lokal Ruang BP + Ruang Kebersihan.
  4. 1 grup alat Rebana untuk Qosidah
  5. 1 grup alat Marawis
  6. Mushola + WC Siswa
  7. Lapangan Upacara
Susunan Pengelola MTs Al-Battani Sepang


Guna memenuhi tuntutan yang ada saat ini MTs Al-Battani dikelola oleh tenaga-tenaga profesional dan berpengalaman, berikut susunan pengurus MTs Al-Battani Saat ini :

  1. Ketua Yayasan                                       :    Drs. A. Hasan Anshori, M.Si
  2. Kepala Sekolah                                      :    Ir. Sukanta MM.
  3. Kasubag TU/ Bendahar                         :    Imas Masturoh, S.PdI
  4. Pembantu Kepsek Bid. Kurikulum       :   Rokelah, S.PdI
  5. Pembantu Kepsek Bid. Kesiswaan       :    Rini Mardiati, S.PdI
  6. Pembantu Kepsek Bid. Humas             :     Samuti, S.PdI
  7. Pembantu Kepsek Bid. Sarana              :    Tati Mulyati, SE. MM
  8. Koordinator BP/ BK                              :     Iroh Suhiroh S.Ag, MSi
  9. Pembina Olah Raga                                :    Najbul Bahri, S.PdI
  10. Pembina Pramuka                                  :     Sukani, S.Kom
  11. Pembina Paskibra                                  :     Hawasi


Dan dibantu oleh tenaga pendidik yang profesional pula.

Tenaga Pendidik MTs Al-Battani

Seiring perkembangan jaman dengan jerih payah pengurus dan para pendidik MTs Al-Battani serta dukungan masyarakat Sepang yang solid, perlahan tapi pasti Sekolah Madrasah tersebut berkembang dengan mengembirakan. Baik dari tenaga pendidik yaitu Guru yang berjumlah 23 orang yang merupakan lulusan dari Sekolah tinggi / Institute Pendidikan / Universitas yang terkemuka baik dari Bandung, Jakarta, Serang maupun sekitarnya. Serta ada sekitar 11 orang guru yang telah menyandang Sertifikasi ( Sertifikat Guru Profesional ) yang telah diakui keprofesionalitasannya oleh Pemerintah pusat.

Berikut Para Pendidik yang aktif di MTs Al-Battani Sepang  :


  1. Ir. Sukanta, MM    Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  2. Imas Masturoh, S.PdI  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  3. Rokelah, S.PdI      Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  4. Neni Suhaeni, S.Ag   Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  5. Tati Mulyati, SE, MM  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  6. Dra. Hj. Rina Ningsih   Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  7. Najbul Bahri, S.Pdi   Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  8. H. Nurhayat IZ, S.Ag   Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  9. Samuti, S.PdI   Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  10. Iroh Suhiroh, S.Ag, MSi  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  11. H. Hasan Muniri, S.PdI  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  12. Nurchayati, S.PdI  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  13. Hj. E. Elas Sulastri, S.Sos  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  14. E. Nina Nadiroh, S.PdI  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  15. Mela Asmiyati, S.PdI  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  16. Heny Hidayati, S.PdI  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  17. Safaiyah, A.ma     Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  18. Moch. Hifdi, S.Ag  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  19. Mustopa, S.Pd     Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  20. Indah Restetasela, S.PdI    Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  21. Sukani, S.Kom    Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  22. Hawasi  Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
  23. Desi Kurniasih    Silahkan klik Profil selengkapnya >>>
Demikian Tenaga pendidik beserta profilnya, jika anda ingin melihat secara detil dari masing-masing guru dan ingin lebih mendalam mengetahui profilnya silahkan klik Link diatas. ( Masih dalam tahap persiapan ).

Waktu Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) di MTs AL-Battani

Waktu belajar di Madrasah ini seperti kebanyakan sekolah-sekolah Madrasah disekitarnya yaitu dilaksanakan pada pagi hari dimulai sejak pukul 07.15 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Tapi ada yang unik di MTs ini, yang mungkin belum semua sekolah melakukannya secara rutin. Yaitu sebelum kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) dimulai sekitar pukul 07 tepat siswa dibiasakan untuk membaca Al-Quran yang dipimpin oleh seorang Siswa/siswi yang fasih bacaannya dan didampingi oleh para Guru. Kebiasaan baik ini selalu dikerjakan dan dipertahankan agar siswa lebih berdisiplin, dan guru memberikan tauladan yang baik.

Kegiatan Belajar Siswa Tambahan ( Ekstrakurikuler ) & Prestasi Siswa

Agar minat bakat serta kreatifitas siswa bisa dikembangkan dan tertampung dengan baik, pihak sekolah Madrasah Tsanawiyah ( MTs ) Al-Battani Sepang menyediakan fasilitas Ekstra Kurikuler yang dibina dan dilatih secara masif ( berkelanjutan dan profesional ) oleh pelatih dan pembina yang profesional juga terdiri dari beberapa kegiatan Ekstrakurikuler diluar jam belajar, diantaranya :

  1. Pramuka
  2. Paskibra
  3. Olahraga ( Volley ball, Sepak Bola, Futsal )
  4. Marawis
  5. Qosidah
  6. Angklung ( Seni Budaya )
Kegiatan diatas bisa diikuti oleh semua siswa/siswi MTs Al-Battani, dan sebagai penunjang prestasi. Dan telah banyak prestasi yang diukir oleh Siswa/siswi, diantaranya Juara Umum Gerak Jalan dan Baris Berbaris, Juara MTQ tingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota, dan masih banyak prestasi yang lainnya.

Alamat dan Posisi MTs Al-Battani Sepang

Jika anda ingin berkunjung atau ingin mendaftarkan putera-puteri anda di Sekolah kebanggaan Masyarakat Sepang ini, letaknya sangat strategis dan bisa dijangkau dari segala penjuru. Karena apa ? Karena letaknya benar-benar strategis untuk daerah sepang dan sekitarnya bisa dijangkau dengan berjalan kaki yang memakan waktu tidak lebih dari 10 menit. Dan untuk daerah Ciracas, Kec. Serang, Cipocok dan Sekitarnya letak dari Jalan Raya jika ditempuh dengan kendaraan bermotor cukup 5 menit saja. Berikut alamat lengkap dan denahnya.

Alamat Lengkapnya adalah Jl. Raya Ciracas-Cijintung KM.4 Sepang ( 150 meter setelah Perum Safira, tepatnya samping Balai Desa Sepang ).

Denah Lokasi

Untuk Pendaftaran Selengkapnya Kunjungi halaman berikut >>>





Senin, 27 Mei 2013

Silabus dan RPP SMP atau MTs Kelas VII,VIII,IX Semester 1 dan 2


Selamat datang di Blog MTs Al-Battani Sepang, disini anda bisa mencari informasi tentang kependidikan terutama kurikulum terbaru saat ini Kurikulum 2013  yang mengharuskan para gurunya agar mengetahui bahkan bisa membuat Silabus dan Rpp berkarakter. Disini anda bisa mengunduh atau mendownloadnya dengan gratis dan tidak akan diarahkan pada link-link atau server-server yang menyesatkan. 
Adapun file yang dapat diunduh meliputi sebagai berikut; SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Password: www.adelia.web.id
Dan mata pelajaran yang tersedia meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika, Agama Islam, PKN, Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan Teknologi Informasi dan Kominikasi (TIK). Dan serta tambahan untuk mata pelajaran khusus Madrasah Tsanawiyah meliputi; Al-Qur’an Hadist, Aqidah Akhlaq, Fiqih, Bahasa Arab dan SKI.
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Meliputi:
  1. Meliputi SKKD, Pemetaan SKKD, Silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Program Semester (Promes), Program Tahunan (Prota) dan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
  2. SMP dan MTs mulai dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 (VII, VIII dan IX) semester 1 dan semester 2
Pada tahun ajaran baru 2013-2014 akan diluncurkan dan diberlakukan kurikulum 2013, namun tidak semua bisa di implementasikan secara menyeluruh, kurikulum 2013 akan dilaksanakan secara bertahap, sosialisasi, pelatihan guru juga akan dilaksanakan bertahap itupun hanya sekitar 10% saja dari total jumlah guru di Indonesia. Untuk bahan ajar kurikulum 2013 juga kan dibagikan secara gratis namun tidak semua secara langsung, hanya kelas 1 saja. 
SEMOGA BERMANFAAT

Sumber Inspirasi www.adelia.wed.id

Minggu, 26 Mei 2013

Cara Mudah Membuat Silabus dan RPP

Pak Iwan Kumis sedang Memberikan Materi pada guru MTs
Sebagai tenaga pengajar atau guru kita harus tahu bagaimana caranya menyusun Silabus dan RPP, keduanya saling berkaitan erat dan tidak bisa dipisahkan. Mungkin masih ada sebagian dari teman kita yang enggan atau bahkan malas membuat silabus atau RPP itu, sehingga mereka lebih suka untuk mengkopi paste atau hanya mengedit dari Master yang sudah ada berupa softcopy. Atau bahkan tidak sedikit yang hanya memphoto copy Silabus yang sebelumnya sudah dicetak. Sebenarnya menyusun Silabus dan RPP itu tidak begitu sulit, tergantung kemauan kita untuk memulainya dan melawan rasa  malas tersebut.
Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan silabus? Agar lebih mudah untuk mendapatkan gambaran tentang silabus, Kenneth Croft (1980) mengadopsi pendapat dari makalah milik McKay tentang silabus. McKay menyatakan bahwa “….a syllabus provides a focus for what should be studied, a long with a rasionale for how the content should be selected and ordered.” Dengan kata lain, sebuah silabus memberikan fokus mengenai apa yang harus dipelajari, serta penjelasan mengenai bagaimana konten harus dipilih dan disusun.
Jadi apabila seorang pengajar akan memberikan materi pembelajaran atau melaksanakan kegiatan belajar mengajar, maka harus mempersiapkan silabus agar dapat memberikan alur yang jelas dan pasti bagi peserta didik tentang materi yang diberikan beserta kemampuan yang harus dicapai.
Permendiknas RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses menyatakan bahwa silabus sebagai acuan pengembangan RPP memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), materi pembelajaran/tema pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
Perkembangan silabus yang baru, harus memasukkan unsur pendidikan karakter di dalamnya, serta direncanakan untuk dimasukkan sebagai nilai-nilai perilaku yang harus ditanamkan kepada siswa. Mengapa nilai-nilai perilaku? Karena karakter sendiri berarti nilai-nilai yang melandasi perilaku manusia berdasarkan norma agama, kebudayaan, hukum/konstitusi, adat istiadat, dan estetika. Menurut Koesoema (2007) dalam bukunya yang berjudul “Pendidikan Karakter”, memberikan gambaran tentang karakter sebagai berikut:
“Disini, istilah karakter dianggap sama dengan kepribadian. Kepribadian dianggap sebagai ciri atau karakteristik atau gaya atau sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan-bentukan yang diterima dari lingkungan, misalnya keluarga pada masa kecil, dan juga bawaan seseorang sejak lahir.”
Pendidikan karakter berarti suatu sistem penanaman nilai-nilai perilaku (karakter) kepada warga sekolah meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan melaksanakan nilai-nilai, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga manjadi insan kamil (sempurna). Kaitannya dengan penyusunan silabus, pendidikan karakter atau penanaman nilai-nilai tersebut semakin diperjelas dalam bagian isi silabus. Seperti yang telah diungkapkan oleh Koesoema tentang makna karakter yang dianggap sama dengan kepribadian, maka pendidikan karakter hampir sama pula dengan mengajarkan kepribadian.
Langkah-langkah menyusun silabus adalah sebagai berikut:
  1. Petakan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD)
  2. Pilihlah dan tentukan materi pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dasar dengan mengacu atau menggunakan sumber belajar
  3. Merancang kegiatan pembelajaran dengan mengggunakan metode pembelajaran yang sudah banyak digunakan. Buatlah kegiatan pembelajaran tersebut semenarik mungkin dan dapat memotivasi siswa untuk siap belajar.
  4. Tentukan indikator pencapaian agar lebih mudah merancang penilaiannya.
  5. Susunlah penilaian dengan menyertakan teknik yang digunakan, bentuk instrumen, dan berikan contoh soal.
  6. Alokasikan waktu kegiatan pembelajaran. Sesuaikan dengan materi yang akan diberikan.
  7. Masukkan sumber belajar. Sumber belajar dapat berupa buku yang digunakan, CD, kaset, atau website.
  8. Dan terakhir tentukan nilai karakter apa yang harus ditanamkan melalui materi yang diberikan tersebut.